SinarRakyat.Com | Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menegaskan bahwa unjuk rasa merupakan hak konstitusional rakyat. Oleh karenanya, DPR tidak keberatan dan mempersilahkan para ulama yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) untuk menggelar Aksi Bela Islam III pada 2 Desember mendatang.
Demikian hal tersebut disampaikan Agus Hermanto kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11) menanggapi akan digelarnya Istighosah Qubro dan Aksi Bela Islam III.
Menyampaikan pendapat dan aspirasi, imbuh Agus, dilindungi undang-undang, kita tak boleh melarang. Kita persilahkan sehingga seluruhnya berjalan baik.
Meski demikian, politisi Partai Demokrat ini, berharap semua pihak yang terlibat harus ikuti koridor hukum yang ada. seperti tak boleh anarki.
Sebelumnya, para ulama yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) berencana akan menggelar Aksi Bela Islam III pada 2 Desember mendatang dalam thema "Tegakkan Hukum Terhadap Penista Agama dan Pelindungnya" aksi ini juga beragendakan istighotsah, doa untuk negeri dan shalawat hingga dzikir bersama. (R-08)
Demikian hal tersebut disampaikan Agus Hermanto kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/11) menanggapi akan digelarnya Istighosah Qubro dan Aksi Bela Islam III.
Menyampaikan pendapat dan aspirasi, imbuh Agus, dilindungi undang-undang, kita tak boleh melarang. Kita persilahkan sehingga seluruhnya berjalan baik.
Meski demikian, politisi Partai Demokrat ini, berharap semua pihak yang terlibat harus ikuti koridor hukum yang ada. seperti tak boleh anarki.
Sebelumnya, para ulama yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) berencana akan menggelar Aksi Bela Islam III pada 2 Desember mendatang dalam thema "Tegakkan Hukum Terhadap Penista Agama dan Pelindungnya" aksi ini juga beragendakan istighotsah, doa untuk negeri dan shalawat hingga dzikir bersama. (R-08)
Belum ada tanggapan untuk "DPR Tak Keberatan GNFF MUI Gelar Aksi Bela Islam III"
Post a Comment